Produk Anak yang Selalu Ada di Rumah dan Sering Kupakai Sehari-hari




Ilustrasi produk yang dibahas dalam artikel ini.





Sejak punya anak, aku baru sadar ternyata barang-barang kecil untuk anak bisa memenuhi satu bagian rumah sendiri. 😅


Dulu aku pikir produk bayi paling hanya sabun, sampo, minyak telon, dan mungkin beberapa perlengkapan mandi. Ternyata setelah punya anak, pilihannya bisa banyak sekali.


Apalagi ketika sudah menemukan produk yang cocok, rasanya ingin terus menyimpannya di rumah.


Bukan karena semua produk itu wajib dimiliki, tetapi karena aku sudah terbiasa menggunakannya dan tahu kapan biasanya aku membutuhkannya.


Beberapa produk di bawah ini termasuk yang cukup sering ada di rumahku dan sudah menemani anak sejak masih bayi.


Cessa, yang Awalnya Cuma Mau Coba


Salah satu yang cukup sering kupakai adalah Cessa.


Awalnya aku sebenarnya hanya ingin mencoba. Aku penasaran apakah anak akan suka atau tidak.


Ternyata malah anakku yang suka. 😂


Sejak itu aku jadi punya beberapa varian Cessa di rumah.


Lucunya, anak kecil memang kadang punya selera sendiri. Kita sebagai orang tua bisa saja memilih sesuatu karena menurut kita bagus, tetapi ternyata anak punya pilihan yang berbeda.


Jadi kalau sudah menemukan sesuatu yang dia nyaman, biasanya aku lebih suka mempertahankannya daripada terus mencoba banyak produk baru.


Bigroot Nose Hygiene Ultra Gentle Baby


Produk lain yang cukup sering ada di rumah adalah Bigroot Nose Hygiene Ultra Gentle Baby.


Aku menggunakannya untuk membantu menjaga kebersihan hidung anak, terutama ketika hidungnya terasa tidak nyaman atau sedang banyak lendir.


Aku cukup terbiasa menyediakan produk seperti ini di rumah karena ketika anak masih kecil, pilek atau hidung tersumbat bisa membuatnya tidak nyaman.


Tapi tentu saja aku tetap melihat kondisi anak terlebih dahulu. Kalau ada gejala yang membuatku khawatir, aku tidak hanya mengandalkan produk perawatan di rumah dan akan mencari bantuan tenaga kesehatan.


Minyak Telon My Baby


Kalau yang satu ini sudah menemani anakku sejak masih bayi.


Minyak telon My Baby termasuk produk yang hampir selalu ada.


Dari dulu sampai sekarang, aku masih menggunakannya sebagai bagian dari rutinitas setelah mandi atau ketika ingin memberikan rasa hangat dan nyaman.


Ada sesuatu yang membuatku selalu teringat masa bayi ketika mencium aroma minyak telon.


Mungkin karena sejak anak masih kecil, aroma itu sudah begitu akrab dengan keseharian kami.


Gentle Baby Calming Baby Cream


Ada satu lagi yang cukup sering ada di rumah, yaitu Gentle Baby Calming Baby Cream.


Sejak anak masih kecil, aku biasa menggunakannya ketika ingin memberikan rasa hangat dan nyaman pada tubuhnya, terutama ketika khawatir perutnya terasa tidak nyaman atau kembung.


Biasanya aku menggunakannya sebagai bagian dari rutinitas perawatan anak, terutama ketika tubuhnya terasa dingin atau setelah mandi.


Produk seperti ini termasuk salah satu yang praktis menurutku karena sudah terbiasa ku gunakan sejak anak masih bayi.


Tentu aku tetap mengikuti petunjuk penggunaan dan usia yang tertera pada kemasan, karena setiap produk bayi memiliki aturan pemakaian masing-masing.


Transpulmin Baby Balsem


Ada juga Transpulmin Baby Balsem yang pernah menjadi bagian dari perlengkapan anak di rumah.


Biasanya aku menggunakannya sesuai petunjuk pemakaian dan usia yang tertera pada produknya ketika ingin memberikan rasa nyaman dan hangat.


Untuk produk seperti balsem bayi, aku memang tidak sembarangan menggunakannya. Menurutku penting membaca aturan pemakaian dan memastikan produknya memang sesuai untuk usia anak.


Mustela Cicastela


Kalau kulit anak sedang mengalami kemerahan atau muncul ruam, salah satu produk yang pernah kugunakan adalah Mustela Cicastela.


Aku biasanya melihat dulu kondisi kulitnya.


Tidak semua kemerahan langsung ku anggap sama, karena penyebabnya bisa berbeda-beda. Kalau hanya kondisi ringan yang memang sudah biasa terjadi, aku akan melakukan perawatan kulit seperti biasanya.


Tetapi kalau ruamnya terlihat semakin parah, menyebar, atau membuat anak sangat tidak nyaman, tentu aku tidak akan hanya mengandalkan cream.


Bagiku, produk perawatan kulit tetap hanya bagian dari perawatan sehari-hari. Bukan pengganti pemeriksaan ketika anak memang membutuhkannya.


Lactacyd Baby


Untuk mandi, aku juga punya Lactacyd Baby.


Ada kalanya kulit anak terlihat lebih merah atau mengalami ruam ringan, dan pada kondisi seperti itu aku memilih menggunakan produk mandi yang memang biasa kugunakan untuk anak.


Tapi lagi-lagi, aku tidak menganggap semua ruam harus diselesaikan hanya dengan mengganti sabun.


Aku tetap melihat kondisi kulitnya.


Kalau tidak membaik atau justru semakin parah, menurutku lebih baik mencari tahu penyebabnya daripada terus mengganti-ganti produk.


Sleek Baby untuk Mencuci Botol


Kalau yang satu ini bukan untuk dipakai langsung ke anak, tetapi justru salah satu produk yang cukup penting dalam keseharian ketika anak masih menggunakan botol.


Sleek Baby biasanya kugunakan untuk mencuci botol dan perlengkapan minumnya.


Buatku, mencuci botol itu salah satu pekerjaan kecil yang kelihatannya sepele, tetapi ternyata cukup menyita waktu ketika anak masih bayi.


Apalagi kalau botol baru saja digunakan dan masih harus dicuci, dibilas, kemudian dikeringkan.


Sekarang kalau mengingat masa itu, rasanya lucu juga.


Dulu rasanya seperti pekerjaan yang tidak ada habisnya. 😅


Sampo Bayi


Untuk sampo, aku juga biasanya menggunakan sampo khusus bayi.


Aku cukup memperhatikan produk yang digunakan untuk anak karena kulit dan rambut anak masih berbeda dengan orang dewasa.


Biasanya aku memilih produk berdasarkan kebutuhan dan yang sudah cocok digunakan anak.


Aku juga tidak terlalu suka sering berganti-ganti produk kalau tidak ada alasan tertentu.


Ternyata Jadi Orang Tua Membuat Kita Punya Banyak Pertimbangan


Kalau dipikir-pikir, sebelum punya anak aku tidak pernah membayangkan akan hafal begitu banyak nama produk bayi.


Sekarang ada minyak telon, cream, sabun mandi, sampo, produk untuk hidung, perlengkapan mencuci botol, sampai berbagai produk perawatan lainnya.


Tapi dari semua itu, aku belajar satu hal.


Produk yang bagus belum tentu harus dipakai semuanya.


Aku lebih memilih melihat kebutuhan anak dan menggunakan produk yang memang sudah cocok dengan kesehariannya.


Apalagi kalau menyangkut kulit atau kondisi kesehatan anak, aku tidak ingin asal mencoba hanya karena melihat rekomendasi orang lain.


Aku biasanya memperhatikan kondisi anak terlebih dahulu, membaca aturan pemakaian, melihat kesesuaian usia, dan kalau ada sesuatu yang membuatku ragu, aku lebih memilih bertanya kepada tenaga kesehatan.


Karena setiap anak berbeda.


Produk yang cocok untuk anakku belum tentu memberikan pengalaman yang sama untuk anak lain.


Jadi tulisan ini bukan daftar produk yang wajib dimiliki semua orang tua.


Ini hanya cerita tentang beberapa produk yang kebetulan sudah menemani perjalanan kami sejak anak masih kecil.


Dan mungkin nanti ketika anakku sudah besar, melihat barang-barang kecil ini akan membuatku teringat lagi pada masa ketika rumah dipenuhi botol susu, perlengkapan bayi, minyak telon, dan segala macam barang kecil yang dulu terasa begitu penting.


Ternyata menjadi orang tua memang seperti itu.


Banyak hal kecil yang dulu tidak pernah kita pikirkan, tiba-tiba menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. ❤️

Komentar